SOSIALISASI METODE TERJEMAH BILLAFDZI DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN

Badrut Tamami, Yerry - Mijianti

Sari

Metode terjemah billafdzi merupakan metode pembelajaran Al-Qur’an yang efektif hasil temuan tim dari Pondok Pesantren Safinda Surabaya. Metode billafdzi mempermudah santri pemula yang ingin mempelajari arti dan terjemah Al-Qur’an dengan baik. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan manfaat dan membantu para santri Taman Pendidikan Al-Qur’an An-Nafsiyah dalam mempelajari tahfidz dan terjemah Al-Quran. Para santri, dikelompokkan dengan dipandu seorang ustaz atau ustazah, menyebutkan kata atau lafadz dengan pengulangan sebanyak tiga kali agar ingat dan terbiasa dengan lafadz tersebut. Setelah tiga kali pengulangan barulah mereka menyebutkan terjemahannya. Metode ini diulang terus menerus sampai santri benar-benar mudah dan terbiasa melafazkan tiap kata dalam Al-Qur’an. Kegiatan belajar ini memanfaatkan buku yang diterbitkan oleh Pondok Pesantren Safinda Surabaya sebagai bahan pegangan ustaz dan bahan belajar santri. Santri yang dari berbagai latar belakang belajar bersama menggunakan metode billafdzi didampingi ustaz dan uztazah dengan buku yang berisi lafaz berwana merah yang wajib dihafal dan lafaz lainnya berwarna hitam.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Abidin, R., Asy’ari, dan Suprapti, E. (2021). Sekolah Kreatif Berbasis Pembelajaran E-Learning Upaya Mmebangun Budaya Cakap Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 SMA Muhammadiyah 1 Taman. Humanism Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 (2), 133-145.

Anwar, A. (2002). Ulumul Qur’an Sebuah Pengantar. Pekanbaru: Amzah.

Ash- Shabuni, M.A. (2003). At-tibyan Fi Ulumil Qur’an. Jakarta. Darul Kutub Al- Islamiyah.

Departemen Agama Republik Indonesia. (2005). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Bandung : CV Diponegoro.

Diani, W.R. dan Dewi, L.S. (2021). Pelatihan Penerapan PUEBI untuk Guru dan Pengawas Madrasah di Kabupaten Magelang. Humanism Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 (3), 225-233.

Farisi, M. Z. (2011). Pedoman Penerjemahan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Fatihuddin. (2015). Sejarah Al-Qur’an Kandungan dan Keutamaannya. Yogyakarta: Kiswatun Publishing.

Hamid, S. (2002). Study Ulumul Qur’an. Jakarta: PT Intimedia Ciptanusantara.

Hanafi, M.M. (2013). Problematika Terjemahan Al-Quran: Studi pada Beberapa Penerbitan Al-Quran dan Kasus Kontemporer dalam Suhuf, Jurnal Kajian Al-Quran dan Kebudayaan, Vol 4 No 2.

Hanifah, U. (2005) Metode Terjemah: Teori Penerjemahan Arab Indonesia. Sidoarjo: CV Dwi Putra Pustaka Jaya

Indriati, A. (2016). Kajian Terjemahan Al-Qur’an (Studi Tarjamah Al-Qur’an Basa Jawi “Assalam” Karya Abu Taufiq S) Maghza Vo. 1, No. 1, Januari-Juni.

Lestari, N.D. (2021). Sosialisasi Bahaya Covid-19 dan Protokol Kesehatan

Kepada Anak-Anak di Tempat Les Desa Sidorahayu. Humanism Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 (1), 57-65.

Ma’rifat, M.H. (2007). Sejarah Al-Qur’an. Jakarta: Al- Huda.

Nur, M.Q. (2001). Ikhtisar Ulumul Qur’an Praktis. Jakarta. Pustaka Amani

PPTQ Safinda. (2016). Program Pelatihan Terjemah Quran. (Online), PPTQ Safinda Surabaya Program Pelatihan Terjemah AlQur’an (PPTQ). html), diakses 24 November 2021.

Sa’dullah. (2008). 9 Cara Praktis Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani.

Shihab, M. Q. (2008). Sejarah dan Ulum Al-Qur’an. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Soleh, D. (2000). Asbabun Nuzul (Latar Belakang Historis Turunnya Ayat-ayat Al-Qur’an). Bandung. CV. Diponegoro Bandung


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/hm.v3i1.12724

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.