Peningkatan Laju Disolusi Bahan Aktif Farmasi dalam Sistem Dispersi Padat

Malika Ilma Alkautsar, Annisa Kartika Sari

Sari

Dispersi padat didefinisikan sebagai dispersi satu atau lebih bahan aktif dalam pembawa atau matriks pada keadaan padat. Dispersi padat mengacu pada keadaan padat di mana satu zat terdispersi ke dalam bahan lain. Zat dapat dicampur seluruhnya atau sebagian dan mengandung beberapa fase. Dibandingkan dengan formulasi konvensional lainnya, dispersi padat dapat dibuat dengan berbagai metode yang memiliki banyak keunggulan. Secara farmasi, dispersi padat adalah sebagai campuran matriks hidrofilik dan obat hidrofobik. Obat dalam dispersi padat dapat didispersikan secara molekuler, dalam partikel amorf, atau dalam partikel kristal. Matriks juga bisa dalam keadaan kristal atau amorf. Pembawa yang digunakan dalam dispersi padat adalah polimer. Ketika obat dan polimer berada dalam kontak yang erat maka obat menempati ruang kosong antara rantai polimer dan membuat rantai polimer relatif fleksibel. Salah satu pendekatan yang berhasil untuk meningkatkan kelarutan obat yang sukar larut adalah konversi bentuk kristal obat menjadi bentuk amorf.

Kata Kunci

Dispersi Padat, Pembawa Polimer, Laju Disolusi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Ali SK., Al-Khedairy. 2019. Solubility and Dissolution Enhancement Atorvastatin Calcium using Solid Dispersion Adsorbate Technique. Iraqi Journal of Pharmaceutical Sciences. 28(2):105-114.

Arias, JM., Moyano, MJ., Sanchezsoto, JR. 2019. Penyelidikan termal kristalisasi polietilen glikol dalam dispersi padat yang mengandung oxazepam. Interna J. Farmasi. 143, 247-253

Azhary, DP., Supriadi, D., Mardhiani, YD., Agustina, S. 2020. Peningkatan Laju Disolusi Atorvastatin dengan Dispersi Padat menggunakan Pembawa Karagenan. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa. Volume 3 No 1; 44-50.

Breitenbach, J., 2020. Melt ekstrusi: dari proses ke pengiriman obat teknologi. Jurnal Farmasi dan Biofarmasi. 54, 107-117.

Chaudhari.PD, SPK, 2020. Tren terkini dalam dispersi padat teknik. Ulasan Farmasi. 4.

Jahan R, Islam MDS, Tanwir A, Chowdhury JA. 2018. In Vitro Dissolution Study of Atorvastatin Binary Solid Dispersion. Journal of Advanced Pharmaceutical Technology and Research. 4(1): 18-24.

Okada H, Ueda K, Yasuda Y, Higashi K, Inoue M, Ito M, Noguchi S, Kawakami K, Moribe K. 2020. Correlation Between Drug Dissolution and Resistance to Water-Induced Phase Separation in Solid Dispersion Formulations Revealed by Solid-State NMR Spectroscopy. International Journal of Pharmaceutics, 577:1-10.

Raval MK, Patel JM, Parikh RK, Sheth NR. 2018. Dissolution enhancement of chlorzoxazone using grinding technique. International journal of pharmaceutical investigation. 5(4):247-258.

Sarker MDS, Barman RK, Md. Ali A, Noguchi S, Iwao Y, Itai S, Wahed MII., 2018. Formulation Development and In-Vivo Evaluation of Atorvastatin Calcium Solid Dispersion in Streptozotocin Induced Diabetic Mice. Pharmacology & Pharmacy, 9(9).

Stefani, CD., Lodovichi J., Albonetti, L., Salvatici, MC., Quintela, JC., Bilia, AR., Bergonzi, MC. 2022. Solubility and Permeability Enhancement of Oleanolic Acid by Solid Dispersion in Poloxamers and γ-CD. Molecules. 27 (9); 3042

Virani P, Sojitra R, Raj H, Jain V., 2014. A Review on Irbesartan Co Administered with Atorvastatin for The Treatment of Cardiac Risk. Journal of Critical Reviews, 1(1): 25-28.

Yadav, B dan Tanwar YS., 2015. Applications of Solid Dispersions. Journal of Chemical and Pharmaceutical Research, 7(2): 965-978.

Zaini E, Putri VZ, Octavia MD, Ismed F. 2017. Peningkatan Laju Disolusi Dispersi Padat Amorf Genistein dengan PVP K-30. Jurnal Sains Farmasi & Klinis. 15;4(1):67-72.

Zaini E., Novitasari N., Octavia MD. 2017. Pembentukan Sistem Dispersi Padat Amorf Azitromisin Dihidrat dengan Hidroksipropil Metilselulosa (HPMC). Jurnal Sains Farmasi & Klinis. 3(2): 165-171.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.