Perencanaan Jembatan Baja Pipa Air Diameter 1900 Mm di Kabupaten Pasuruan Sta.10+660 (Studi pada Penggunaan Balok Lentur WF.350.175.7.11)

Agus Sulaksono, Arifien Nursandah, Himatul Farichah

Abstract

Abstract
It is an important tool in the distribution and transmission process of clean water with a discharge of 4000 liters per second from the Umbulan water spring to the reservoir of PDAMs in Pasuruan city, Sidoarjo, Surabaya and Gresik. With a pipe diameter of 1900 mm which of course also requires planning a pipe bridge when crossing the river (river crossing).
The loading regulation used to plan this bridge refers to the Indonesian National Standard (SNI) 1725: 2016, the structure of the steel frame as the structure of the bridge refers to the regulations of SNI 03-1729-2002 the LRFD method. The calculation phase of the main and secondary bearer construction is carried out by calculating the workloads, then analyzed with the SAP2000 program. Then the control calculation is carried out followed by connection and placement calculations. Under the bridge structure calculation of the pile foundation was carried out after interpreting the results of the Cone Penetration Test (sondir) soil investigation using the Schmertmann-Nottingham method. From the results of the planning obtained the profile and dimensions used on the pipe bridge
Keywords : Steel bridge, water pipe


Abstrak
Adalah sarana yang penting dalam proses distribusi dan transmisi air bersih dengan debit 4000 liter per detik dari sumber mata air Umbulan menuju reservoir PDAM di kota Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Dengan ukuran pipa diameter 1900 mm yang tentu juga memerlukan perencanaan jembatan pipa disaat melewati sungai ( river crossing ).
Peraturan pembebanan yang dipakai untuk merencanakan jembatan ini mengacu pada Standar Nasional Indonesia ( SNI ) 1725:2016, struktur rangka baja sebagai struktur atas jembatan mengacu pada peraturan SNI 03-1729-2002 metode LRFD. Tahap perhitungan konstruksi pemikul utama dan sekunder dilakukan dengan menhitung beban-beban yang bekerja, kemudian dianalisa dengan program SAP2000. Kemudian dilakukan perhitungan kontrol dilanjut perhitungan sambungan serta perletakan. Pada struktur bawah jembatan dilakukan perhitungan pondasi tiang pancang setelah menginterpretasi hasil penyelidikan tanah Cone Penetration Test ( sondir) memakai metode Schmertmann-Nottingham. Dari hasil perencanaan didapatkan profil dan demensi yang dipakai pada jembatan pipa
Kata kunci : Jembatan baja, pipa air

References

Agus,S, 2008. Perencanaan Struktur Baja Dengan Metode LRFD (Berdasarkan SNI 03-1729-2002).Jakarta: Erlangga

A.Muhajir.Detik News.20 Juli 2017

Dani.Kompas.com.21 Juli 2017

Dewobroto,W, 2015.Struktur Baja, Perilaku, Analisis, dan Desain-AISC2010, Jakarta, Lumina Press.

Standar Nasional Indonesia,2002.SNI T-03-1729-2002.Perencanaan Struktur Baja untuk Jembatan ,Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum

Standar Nasional Indonesia,2016.SNI 1725:2016 Pembebanan untuk jembatan ,Jakarta: Badan Standarisasi Nasional

Standar Nasional Indonesia,2016.SNI 2833:2016. Perencanaan Jembatan Terhadap Beban Gempa, Jakarta:Badan Standarisasi Nasional


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/ag.v4i2.3680
DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.30651/ag.v4i2.3680.g2369

Refbacks

  • There are currently no refbacks.