Studi Penerapan Kontrak Long Segment untuk Preservasi Jalan di Kabupaten Sorong Papua Barat

Jekson Paulus Iek

Abstract

Abstract

This study aims to determine the readiness of service users, contractors and supervisor consultants on performance indicators in implementing long segment contracts for road preservation in Sorong Regency, and compare whether there are differences in perceptions between service users, contractors and supervisor consultants on these performance indicators in implementing long segment contracts. This study uses statistical analysis methods with the calculation of the mean value, calculation of standard deviation, and Analysis of Variance with the help of Microsoft Exel and SPSS version 20 computer programs in data processing. The results of data processing show that for the level of readiness according to the perception of service users, from the five indicators there are three indicators that are less ready, namely indicators of service provider readiness, payment system indicators and regulatory aspects indicators. For the level of readiness according to the perceptions of the contractor, of the five indicators there are four indicators that are less ready, namely indicators of service provider readiness, monitoring system indicators, payment system indicators and regulatory aspects indicators. And for the level of readiness according to the perceptions of the supervisor consultant, from the five indicators there are three indicators that are less ready, namely indicators of service provider readiness, payment system indicators and regulatory aspects indicators. There is also a perception perception between service users, contractors and supervisor consultants on service user readiness indicators, service provider readiness indicators, supervisory system indicators, payment system indicators and regulatory aspect indicators. Therefore, before implementing a long segment contract for road preservation in Sorong Regency, improvements must be made to indicators that are not ready, so that the standard performance indicators in long segment contracts can be implemented properly.

 

Keywords: Implementation, Long Segment contract, Road preservation

 

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan pengguna jasa, kontraktor dan konsultan pengawas terhadap indikator – indikator kinerja dalam penerapan kontrak long segment untuk preservasi jalan di Kabupaten Sorong, dan membandingkan apakah ada perbedaan persepsi antara pengguna jasa, kontraktor dan konsultan pengawas terhadap indikator – indikator kinerja tersebut dalam penerapan kontrak long segment. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik dengan perhitungan nilai mean, perhitungan standar deviasi, dan Analysis of Varians dengan bantuan program komputer Microsoft Exel dan SPSS versi 20 dalam pengolahan data. Hasil pegolahan data diketahui bahwa untuk tingkat kesiapan menurut persepsi pengguna jasa, dari lima indikator yang ada terdapat tiga indikator yang kurang siap yaitu indikator kesiapan penyedia jasa, indikator sistem pembayaran dan indikator aspek regulasi. Untuk tingkat kesiapan menurut persepsi kontraktor, dari lima indikator yang ada terdapat empat indikator yang kurang siap yaitu indikator kesiapan penyedia jasa, indikator sistem pengawasan, indikator sistem pembayaran dan indikator aspek regulasi. Dan untuk tingkat kesiapan menurut persepsi konsultan pengawas, dari lima indikator yang ada terdapat tiga indikator yang kurang siap yaitu indikator kesiapan penyedia jasa, indikator sistem pembayaran dan indikator aspek regulasi. Terdapat juga ada perberdaan persepsi antara pengguna jasa, kontraktor dan konsultan pengawas terhadap indikator kesiapan pengguna jasa, indikator kesiapan penyedia jasa, indikator sistem pengawasan, indikator sistem pembayaran dan indikator aspek regulasi. Oleh karena itu sebelum menerapkan kontrak long segment untuk preservasi jalan di Kabupaten Sorong, maka harus dilakukan pembenahan terhadap indikator – indikator yang kurang siap, sehingga untuk mencapai standar indikator kinerja dalam kontrak long segment bisa diterapkan dengan baik.

 

Kata Kunci: Penerapan, Kontrak Long Segment, Preservasi Jalan

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sorong, (2014), “Panjang Jalan Kabupaten dan Provinsi Menurut Kondisi di Kabupaten Sorong”, diakses 26 September 2018, https://sorongkab.bps.go.id/subject/17/transportasi.html#subjekView ab3.

Budilukito, A., (2016), “Kesiapan Kontraktor terhadap Kebijakan Preservasi Jalan Nasional di Sumatera Selatan”, Jurnal HPJI, Vol. 2, No. 2.

Fauziyah, S., (2016), “Analisis Perbandingan Kontrak Tradisional dan Kontrak Berbasis Kinerja (KBK) Berdasarkan Risiko Persepsi Kontraktor dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)”, Jurnal Ilmu dan Terapan Bidang Teknik Sipil, Vol. 22, No. 1.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, (2015), “rencana strategis 2015-2019” Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta.

Sarwono Hardjomuljadi, (2014), Buku Kesatu Pengatar Kontrak Konstruksi (FIDIC CONDITIONS OF CONTRACT), Diterbitkan dengan Kerjasama : Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Universitas Mercu Buana Jakarta.

Wijaya, I., Nurmalita, V., Wibowo, M, A., Adi, R, Y., (2014), “Analisis Kontrak Berbasis Kinerja dan Kontrak Konvensional (Studi Kasus Proyek Pembangunan Jalan KBK Semarang-Bawen dan Proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo”, Jurnal Karya Teknik Sipil, Vol 3, No 4.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/ag.v4i1.2817
DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.30651/ag.v4i1.2817.g1890

Refbacks

  • There are currently no refbacks.